Yan Noach Fokus Perjuangkan Sektor Koperasi dan Pertanian di MBD

Rudy Sopa Berita 07 April 2026 2 kali Yan Noach Fokus Perjuangkan Sektor Koperasi dan Pertanian di MBD Anggota DPRD Provinsi Maluku dari dapil Kabupaten MBD dan KKT, Yan Zamora Noach.

MERINDUDPRD.COM, AMBON - Anggota DPRD Provinsi Maluku dari daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Yan Zamora Noach menegaskan, hasil reses di sejumlah desa di Kabupaten MBD menunjukkan, bahwa sektor koperasi dan pertanian menjadi kebutuhan mendesak, yang akan diprioritaskan dalam perjuangannya.

Noach mengaku, dirinya telah melakukan reses di Desa Yayoke, Desa Kroing, dan Desa Manuweri. Dari hasil kunjungan tersebut, ia menyoroti dua sektor utama yang menjadi perhatian masyarakat, yakni koperasi dan pertanian.
 
“Saya menerima banyak masukan dari masyarakat, terutama terkait bidang koperasi dan pertanian, yang memang menjadi kebutuhan mendasar di desa,” ujar Noach kepada MerinduDPRD, saat dihubungi dari Ambon, Selasa (7/4/2026). 
 
Di bidang koperasi, Yan mengungkapkan adanya keluhan masyarakat, terkait penyelesaian pekerjaan Gerai Koperasi Merah Putih (GKMP) yang hingga kini masih terhambat. 

Selain itu, masyarakat juga meminta adanya pelatihan bagi pengurus koperasi, untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).
 
“Persoalan Gerai KMP ini harus segera dituntaskan. Di sisi lain, peningkatan kualitas SDM pengurus koperasi juga penting, agar pengelolaan bisa berjalan lebih baik,” jelasnya.
 
Menurut Noach, masyarakat juga berharap adanya penyederhanaan regulasi terkait koperasi, sehingga tidak menyulitkan dalam pengembangan usaha di tingkat desa.
 
Sementara di sektor pertanian, Noach menyebut, kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan), seperti hand tractor dan tractor mini menjadi salah satu aspirasi utama yang disampaikan warga.
 
“Masyarakat sangat membutuhkan alsintan, untuk mendukung aktivitas pertanian mereka, terutama hand tractor dan tractor mini,” katanya.
 
Ia juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur berupa Jalan Usaha Tani (JUT), di tiga desa tersebut guna memperlancar akses ke lahan pertanian.
 
“Jalan usaha tani ini sangat krusial, untuk menunjang distribusi hasil pertanian, sehingga harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.
 
Selain itu, kebutuhan bibit jagung dan padi serta sarana transportasi berupa kendaraan roda tiga, untuk pengangkutan hasil tani juga menjadi bagian dari aspirasi yang disampaikan masyarakat.
 
“Semua aspirasi ini akan saya perjuangkan di DPRD Provinsi Maluku, agar bisa direalisasikan secara bertahap sesuai prioritas,” tutup Noach.


Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin