Watubun Minta Penghargaan Pendidikan bagi Maluku Diikuti dengan Perbaikan yang Nyata

Rudy Sopa Berita 19 September 2026 7 kali Watubun Minta Penghargaan Pendidikan bagi Maluku Diikuti dengan Perbaikan yang Nyata Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun.

MERINDUDPRD.COM, AMBON - Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun meminta penghargaan Terbaik I Kategori Akses Pendidikan dan Pelayanan Pendidikan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dijadikan momentum, untuk menghadirkan perbaikan nyata pada layanan pendidikan di Maluku.

Menurut Watubun, prestasi yang diraih Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku tersebut tidak boleh berhenti pada seremoni penghargaan. Pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan perlu memastikan, capaian itu diterjemahkan menjadi perbaikan nyata, terutama bagi sekolah dan peserta didik di wilayah kepulauan.

Watubun menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, jajaran aparatur sipil negara, Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, serta dinas pendidikan pada 11 kabupaten dan kota yang telah bekerja untuk meraih penghargaan tersebut.

“Kami DPRD Provinsi Maluku memberikan apresiasi kepada Gubernur Maluku bersama seluruh jajaran, terutama Dinas Pendidikan di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas kerja keras bersama, tetapi tugas kita belum selesai,” ujar Watubun, saat dihubungi dari Ambon, Sabtu (19/9/2026)

Ia menilai, pembenahan pendidikan harus diarahkan pada kesejahteraan tenaga pendidik, pemerataan guru antarwilayah, perbaikan penghasilan, serta kemudahan akses anak menuju fasilitas pendidikan. Perhatian khusus, kata Watubun, perlu diberikan kepada masyarakat di pulau-pulau terluar dan daerah terpencil.

Watubun juga meminta, dana stimulan Rp2 miliar dari Kemendagri dikelola secara akuntabel, efektif, dan tepat sasaran. Dana tersebut dinilai perlu diprioritaskan bagi wilayah, yang masih menghadapi keterbatasan sarana pendidikan dan tenaga guru.

“Kami akan terus mengawal kinerja OPD terkait, dalam meningkatkan mutu pendidikan di Maluku. Sekolah-sekolah di daerah terpencil harus menjadi perhatian utama, agar tidak terjadi ketimpangan akses, distribusi guru, maupun kualitas pendidikan antara kota dan pelosok,” tegas Watubun.

Selain infrastruktur dan kesejahteraan guru, Watubun juga menyoroti perkembangan teknologi digital yang turut memengaruhi kehidupan peserta didik. Ia mendorong para guru, agar terus meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi informasi ,untuk mendukung proses belajar-mengajar.

“Pendidik tidak boleh gagap teknologi. Materi pembelajaran perlu disampaikan secara interaktif dan mudah dipahami oleh siswa. Guru juga menjadi benteng utama, dalam membimbing anak-anak menggunakan teknologi secara positif,” katanya.

Watubun selanjutnya meminta Dinas Pendidikan memberi perhatian serius terhadap sertifikasi guru, dan pemenuhan fasilitas sekolah sesuai standar modern. Dengan langkah itu, penghargaan yang diterima Maluku diharapkan benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.


Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin