Kelilauw Soroti Antrian BBM di SPBU Bula yang Berlanjut Lebih dari 6 Bulan
Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Abdul Kelilauw.
MERINDUDPRD.COM, AMBON - Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Abdul Kelilauw mengungkapkan kekhawatirannya, terkait kondisi antrian panjang yang terjadi di SPBU yang berada di wilayah Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), yang sudah berlangsung lebih dari enam bulan dan tidak pernah berhenti.
"SPBU di Bula itu antriannya sudah lebih dari enam bulan. Dia tidak pernah berhenti. Saya bilang ini apa sebenarnya yang terjadi di Bula," ucap Kelilauw kepada wartawan, di Ambon, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, di wilayah Bula terdapat dua SPBU, namun yang menjadi perhatian khusus adalah SPBU milik Yame, yang merupakan yang paling lama berdiri dan memiliki antrian yang tak kunjung surut.
"Antrian tersebut tidak hanya melibatkan jenis kendaraan tertentu, melainkan juga berbagai kendaraan termasuk mobil-mobil pick up, dan jenis kendaraan lainnya dengan jumlah yang luar biasa," beber dia.
Kelilauw mengaku, permasalahan ini sudah beberapa kali disampaikan kepada pemerintah daerah setempat, namun hingga saat ini belum menunjukkan perbaikan yang signifikan.
Oleh karena itu, dia meminta agar pihak Pertamina, dan semua pihak terkait dapat terlibat secara langsung, untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di SPBU tersebut.
"Tolong libatkan dari Pertamina dari mana-mana yang terlibat itu di ini. Saya bingung juga, sudah beberapa kali kami kasih tau ini ke pemerintah daerah setempat, tapi begitulah," tandasnya.
Berikan Komentar
