Cegah Karhutla Meluas, Watubun Minta Pemprov Maluku Bergerak Cepat
Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun.
MERINDUDPRD.COM, AMBON - Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku segera mengambil langkah terarah untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. Ia menilai, koordinasi dan pemantauan kondisi lapangan perlu ditingkatkan, agar respons tidak terlambat.
Watubun mengatakan, penanganan kebakaran harus melibatkan instansi terkait secara terpadu. Setiap pihak, ujarnya, perlu memahami peran masing-masing dan saling menyampaikan informasi, agar petugas dapat merespons kondisi di lapangan tanpa terlambat.
“Penanganan karhutla perlu dilakukan secara terkoordinasi. Pemerintah harus mengetahui perkembangan di lapangan, dan memastikan langkah yang diambil sesuai dengan kondisi setiap wilayah,” kata Watubun kepada MerinduDPRD.com, saat dihubungi dari Ambon, Rabu (7/10/2026).
Ia mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait memperbarui pemantauan secara berkala. Informasi tentang lokasi kebakaran, cuaca, arah penyebaran api, serta kebutuhan petugas dapat menjadi bahan bagi pemerintah, untuk menentukan prioritas dan menyalurkan dukungan.
Menurut Watubun, koordinasi juga perlu dijalin dengan pemerintah kabupaten dan kota. Laporan masyarakat harus segera diteruskan kepada petugas, sehingga kebutuhan di wilayah terdampak dapat diketahui, dan bantuan bisa diarahkan dengan tepat.
Watubun mengingatkan, penanganan tidak hanya berfokus pada pemadaman. Pemerintah daerah perlu memperhatikan keselamatan warga, terutama jika asap mengganggu aktivitas masyarakat atau kebakaran mendekati permukiman. Informasi mengenai situasi dan langkah perlindungan perlu disampaikan dengan jelas.
Ia juga mengimbau warga, agar tidak menggunakan api untuk membuka atau membersihkan lahan. Jika menemukan titik api, masyarakat diminta segera melapor kepada aparat atau petugas setempat, dengan menyertakan petunjuk lokasi yang jelas.
“Jangan membakar lahan. Kalau melihat titik api, segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani sebelum meluas,” imbau Watubun.
Lebih lanjut dia menambahkan, pencegahan dan pemadaman perlu berjalan beriringan. Laporan warga yang ditindaklanjuti dengan cepat, disertai pemantauan pemerintah secara berkelanjutan, dapat membantu membatasi penyebaran api.
“Saya berharap Pemprov Maluku, pemerintah kabupaten dan kota, petugas di lapangan, serta masyarakat terus bekerja sama selama penanganan karhutla berlangsung. Koordinasi yang baik diperlukan, untuk mengurangi dampak kebakaran terhadap lingkungan dan warga,” tandas dia.
